Kota Aden Berhasil Dikuasai Oleh Pemberontak di Yaman



Setelah berhari-hari lamanya berperang dengan pasukan pemerintah yang didukung internasional, kelompok pemberontak di Yaman telah sukses mengambil alih atas kota pelabuhan Aden.

Dikatakan langsung oleh pasukan yang bersekutu dengan Dewan Transisi elatan (STC) yang didukung oleh UEA, bahwa mereka sudah menguasai kamp militer dan istana presiden. Melalui pengerahan militer oleh pasukan koalisi Aarab Saudi lah aksi para pemberontak ini ditanggapi.

Dikatakan sendiri oleh pemerintah, bahwa perebutan Aden oleh STC ini sebagai 'kudeta'.

Pasukan koalisi telah meminta STC untuk mundur dari posisi mereka di Aden atau menghadapi tindakan lebih lanjut. Dikatakan pihaknya meluncurkan serangan terhadap 'ancaman' terhadap pemerintah negara itu.

Sudah menjadi basis sementara pemerintahan Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi Kota pelabuhan selatan Aden. Di ibu kota Saudi, Riyadh sendiri yang menjadi basis Presiden.

Seorang pejabat dengan milisi Sabuk Keamanan separatis mengatakan bahwa mereka merebut istana presiden pada hari Sabtu tanpa perlawanan.

"Dua ratus tentara dari Pengawal Presiden diberikan jalan keluar yang aman dari istana," kata petinggi tersebut dilansir dari laman BBC, Senin (12/8).


Yaman telah bergejolak sejak 2015 dan menelan korban sebanyak 7.200 jiwa warga sipil, namun diprediksi korban yang jatuh lebih banyak dari angka tersebut. Kantor Kemanusiaan PBB mengatakan bahwa 7.508 anak telah terbunuh atau cacat sejak 2013.



Sumber: akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

KPK Harus Segara Menyelesaikan Kasus Bank Century

Jonatan Christie Amankan Tiket Perempat Final Malaysia Terbuka 2019

Kabar Duka Menyelimuti Keluarga Penyanyi Shelomita Diah