Setelah Sekian Lama Akhirnya Thailand Menyelenggarakan Pemilu
Setelah kudeta 2014, pemerintahan negara Thailand menggelar pemilu pertama. Pemilu pertama itu diselenggarakan di hari Minggu (24/3) hal tersebut dilihat sebagai kontestasi antara pemimpin junta militer negara yang ingin tetap berkuasa dan front demokrasi dari partai-partai anti-junta. Sebanyak kurang lebih 51,4 juta warga yang sudah dikatakan memenuhi syarat sudah ikut dalam pemilu. Pemilu ini dikatakan para analis cenderung tidak meyakinkan dan bisa mengantarkan pada fase baru ketidakstabilan politik. Di 77 provinsi tempat pemungutan suara lebih dari 93.000 dibukan sampai pukul 5 sore waktu Thailand. Bahwa hasil tidak resmi pertama tersedia tiga jam setelah pemungutan suara berakhir, kata komisi pemilihan. Banyak warga Thailand yang menyambut baik dengan diselenggarakannya pemilu tahun ini. "Orang-orang ingin memilih," kata pengusaha wanita Apiyada Svarachorn di sebuah TPS di Bangkok. Ia menambahkan bahwa masyarakat terbelah menjadi dua kubu. "Kami tidak...